Meidei! Meidei! Bumi gempa mendadak, lautan bergejolak, tanah tak dipijak, otakku meledak, bau ketiak.
Gawat darurat mabro masist masmas, UN SMP tinggal 3 hari lagi! Tinggal-3-hari-lagi!!! Oh mai got. Itu berarti giliran gue yang akan mengerjakan soal-soal untuk kelulusan. Itu berarti gue nggak boleh main. Itu berarti gue harus belajar.
Jeleger.
Belajar terdengar seperti penyakit panu yang jika setiap orang yang mendengar akan menjauhinya. Tapi dengan panu, eh belajar, kita bisa menjadi cerdas, kita bisa menjadi pintar, kita bisa menjadi apa yang kita mau.
Inti dari inti : gue tidak panuan.
Ok, gue mulai kacau. *switch off*
Jadi inti dari intinya, gue tidak akan ngepost untuk beberapa waktu dulu. Gue nge post ini aja udah diem-diem, nggak ketauan bonyok. Kalau ketahuan, gue bisa jadi cumi goreng tepung (lah ini hukuman apa masak?). So guys, siapapun engkau, apapun wujudmu, do'akan saya agar diberikan kelancaran dan kemudahan saat mengerjakan soal-soal UN dan test SMA! Amin ya Allah.
Sejujurnya, UN tuh jangan dibawa beban sih ya. Tapi secara pribadi, bagi gue UN alias Ujian Nasional itu ngebuat gue cukup deg-degan. Rasanya jantung pengen copot keluar dari tubuh gue dan pergi ke Amerika. Otak gue juga. Setiap kali gue melakukan sesuatu diluar belajar, otak gue secara otomatis bakal ngingetin gue kepada UN, seperti alarm yang membangunkan pemiliknya dari tidur. Untuk lebih jelasnya, gue beri ilustrasi.
| Gak jelas. |
Huehehehe.
Yak, sampai sini aja gue rasa. Semoga kalian yang sudah melewati masa-masa UN ataupun yang akan menghadapi UN sama seperti gue, diberi nilai yang bagus dan maksimal. Dan bisa masuk ke sekolah yang diinginkan. Amin ya Rabbal Alamin...
Wassalam.
No comments:
Post a Comment